Pagi ini saya menonton NatGeo Wild dan melihat tayangan mengenai Padang Rumput di Afrika. Disana ada tiga “kucing besar” yaitu Singa, Hyena dan Cheetah. Dilihat dari ukuran dan kekuatan yang paling kuat tentunya adalah Singa , kemudian Hyena dan Cheetah.

Keunggulan dari Cheetah dibandingkan dua “kucing besar” yang lain yaitu kecepatannya. Cheetah mampu menempuh jarak 100 meter hanya dalam waktu 5,95 detik, sebagai perbandingan manusia tercepat Usain Bolt dari Jamaika menempuh jarak 100 meter dalam waktu 9,58 detik.

Jika larinya sangat cepat seharusnya cheetah tidak akan menemui kesulitan dalam mendapatkan mangsa (makanan) bukan? Itu pikiran awal saya, namun setelah menonton tayangan sampai habis ternyata ada beberapa kesulitan yang dialami Cheetah yaitu :

  • Mangsa Cheetah pun sangat cepat dan mampu berlari jarak jauh
  • Setelah mendapatkan mangsa , Cheetah harus waspada terhadap sekitarnya. Ada Singa dan Hyena yang siap mengambil keuntungan dengan mengambil buruannya

Melihat poin pertama, sebenarnya Cheetah lebih cepat sedikit dari mangsa utamanya, tapi ada dua kelemahan dari Cheetah yaitu tidak mampu berlari cepat dalam jarak jauh dan tidak memiliki partner berburu (biasanya berburu sendiri). Cheetah butuh mendekat tanpa ketahuan oleh buruannya hingga jarak tertentu untuk bisa mengejar dan menangkap buruannya. Jika terlalu cepat bergerak dan adu lari jarak jauh maka Cheetah pasti kalah.

Dikaitkan dalam bisnis, Saya melihat Cheetah ini mirip perusahaan kecil yang dapat dengan “luwes” dan cepat bergerak namun memiliki kemampuan yang terbatas untuk mempertahankan laju kecepatan. Perusahaan kecil butuh lebih jeli melihat peluang sebelum dilirik oleh perusahaan menengah dan besar, lalu pada waktu yang tepat baru mulai mengejar untuk meraih peluang. Setelah peluang didapat pun mesti ekstra hati-hati agar perusahaan lain tidak melirik dan merebut peluang.

Capek ya? Mesti jeli, berhati-hati dalam mendekat , berlari sangat kencang, dan sudah dapat pun mesti terus berjaga agar tidak direbut pihak yang lebih kuat. Ya tidak mengapa capek, namanya juga usaha untuk bisa hidup. Nanti juga bisa jadi Hyena atau Singa sekalian yang lebih kuat. Dalam artikel lain akan saya tulis mengenai Hyena dan Singa … mereka juga punya keunggulan dan kelemahannya sendiri 🙂