Saya petani , keturunanku jangan sampai jadi petani …

Saya petani , keturunanku jangan sampai jadi petani …

539
0
SHARE

AKSIPada tanggal 29 maret 2012 saya mengikuti meeting dari Asosiasi Kewirausahaan Sosial Indonesia (AKSI) yang dihadiri para “orang hebat” di dunia bisnis. Hadir dalam meeting AKSI yang bertempat di Yayasan Indonesia Setara milik Sandiaga Uno antara lain adalah Sandiaga Uno , Rhenald Kasali , Bambang Ismawandan, Masril Koto dan Ning Harmanto . Pertama datang kami langsung menikmati hidangan yang telah tersedia dan tidak lupa sembari “promosi” Ibu Ning Harmanto dan putrinya Rani langsung menyediakan teh celup daun sukun “Ostea” sebagai minuman yang menghangatkan suasana .

Perbincangan kemudian diawali dengan sharing berbagai kegiatan yang telah dilakukan AKSI dan sharing beberapa program oleh Ibu Ning Harmanto dan Bapak Masril Koto . Saat sesi diskusi mengenai petani , bapak Bambang Ismawan yang juga owner dari Trubus mengatakan bahwa saat ini petani bekerja mati-matian banting tulang dengan maksud menyekolahkan anaknya setinggi mungkin agar jangan sampai jadi petani seperti dirinya.

Hal tersebut langsung diiyakan oleh Prof. Rhenald Kasali yang menceritakan bahwa pada suatu kesempatan beliau mengajar di Universitas Negeri Yogyakarta seorang mahasiswa yang menjemputnya menceritakan bahwa kakeknya bekerja sebagai petani dengan maksud menyekolahkan dirinya agar bisa mendapatkan pekerjaan yang lebih baik (daripada pekerjaan sebagai petani) .

Bagi kami semua hal ini sangatlah memprihatinkan, Indonesia yang merupakan negara Agraris bisa saja mengalami krisis Petani jika semua petani dan juga keturunannya berpikir demikian. Petani yang kami bicarakan bukanlah petani penggarap sawah , namun petani pemilik lahan yang saat ini lebih memilih menjual lahan pertaniannya atau merubah fungsi lahan tersebut.

Apakah peluang usaha petani itu kecil ? Apakah petani itu tidak mungkin menjadi kaya ? Bisa ya dan bisa saja tidak.

Share

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY